Anda pernah dan biasa menggunakan komputer atau hanya mendengar
istilah komputer?
Komputer yang Anda gunakan menggunakan mikroprosesor seri
berapa?
Mikroprosesor sering juga disebut dengan prosesor atau CPU. Tentu Anda sudah mengenal Pentium. Mikrokontroler dan mikroprosesor dikembangkan dari satu ide
dasar yang sama. Secara fisik nampak sama. Lalu apa perbedaan diantara keduanya? Kapan kedua chip ini ditemukan,bagaimana perkembangannyaa saat ini?
SEJARAH
MIKROPROSESOR
MIKROPROSESOR DAN SISTIM MIKROPROSESOR
Gambar
3 menunjukkan CPU bekerja bersama unit memori, unit I/O, peralatan input, dan peralatan
output. Pokok dari penggunaan mikroprosesor adalah untuk melaksanakan program,
mengambil data, membentuk kalkulasi, perhitungan atau manipulasi data, dan
menyimpan hasil perhitungan pada peralatan penyimpan atau menampilkan hasil
pada sebuah monitor atau cetak keras. Pada komputer mikro Mikroprosesor berkomunikasi
dengan memori dan port I/O juga menggunakan saluran yang disebut dengan bus.
Bus ada tiga jenis yaitu bus data, bus alamat, dan bus kendali seperti terlihat
pada gambar 3.
Pada
tahun 1969 tim insinyur jepang dari sebuah perusahaan BUSICOM datang ke Amerika
Serikat memesan beberapa buah IC untuk membuat kalkulator. Mereka datang ke
Perusahaan INTEL dan Marcian Hoff adalah orang yang dapat melayani permintaan
itu. Sebab ia adalah orang yang berpengalaman bekerja di bidang komputer. Gagasan
Marcian Hoff ini berhasil dan mikroprosesor pertama kali lahir. Pada tahun 1971
keluar mikroprosesor seri 4004 dengan data bus 4 bit dengan kecepatan 6000
operasi per detik. Tidak lama kemudian Perusahaan Amerika CTC meminta INTEL dan
Texas Instrumen untuk membuat mikroprosesor 8 bit. Akhirnya pada tahun 1972
INTEL dan Texas Instrumen berhasil menciptakan mikroprosesor 8008 dengan memori
16 Kbyte, 45 instruksi, dan kecepatan 300000 operasi per detik. Mikroprosesor
ini menjadi pendahulu bagi semua mikroprosesor masa kini. INTEL terus melakukan
penelitiannya sehingga pada bulan April 1974 menghasilkan mikroprosesor 8080
dengan kemampuan memori 64 Kbyte dan 75 instruksi. Keberhasilan INTEL diikuti
oleh MOTOROLA dengan ciptaannya mikroprosesor 8 bit seri 6800, 6820, dan 6850.
Frederico
Faggin meninggalkan INTEL membuat perusahaan sendiri diberi nama ZILOG dan pada
tahun 1976 mengumumkan temuannya sebuah mikroprosesor seri Z-80. Mikroprosesor
Z-80 dikembangkan dari rancangan mikrprosesor 8080. Mikroprosesor Z-80
kompatibel dan mampu menjalankan semua perintah yang ada pada 8080 sehingga
Z-80 menjadi mikroprosesor yang tangguh pada waktu itu.
MIKROPROSESOR DAN SISTIM MIKROPROSESOR
Mikroprosesor
dalam perkembangan dunia komputer digital disebut sebagai Central Processing
Unit (CPU). Mikroprosesor diberi sebutan CPU karena fungsinya sebagai unit
pemroses pusat. CPU bekerja sebagai pusat pemroses dan pengendali bekerjanya
sistim komputer. Sebagai salah satu jenis chip dari berbagai jenis chip
yang telah diproduksi, mikroprosesor sering juga diberi sebutan Microprocessor
Unit (MPU). CPU atau MPU merupakan komponen utama dari sebuah komputer.
Sebuah mikroprosesor secara
internal dikonstruksi dari tiga bagian penting yaitu :
Arithmetic Logic
Unit (ALU),Register Unit (RU), dan Control Unit (CU).
Secara ilustratif konstruksi
internal sebuah IC mikroprosesor dapat digambarkan seperti Gambar 1.
ALU
adalah bagian yang bekerja melaksanakan operasi aritmetika dan operasi logika.
Operasi aritmetika meliputi operasi penjumlahan (ADD atau ADD with Carry), pengurangan
(SUB atau SUB with Borrow), perkalian (MUL), dan pembagian (DIV). Sedangkan
operasi logika meliputi operasi logika AND, OR, XOR, COMPLEMEN, NEGATE. Untuk
mendukung pelaksanaan operasi pada ALU mikroprosesor membutuhkan sejumlah
register. Register adalah sebuah memori tempat menyimpan data dan tempat
menyimpan hasil operasi. Register khusus yang bekerja sebagai tempat penampung hasil
operasi pengolahan pada ALU disebut Akumulator. CU mengendalikan aliran data
pada bus data dan bus alamat, kemudian menafsirkan dan mengatur sinyal yang
terdapat pada bus pengendali. Mikroprosesor sebagai sebuah chip tidak bisa
bekerja sendiri. Mikroprosesor memerlukan unit lain yaitu unit memori dan unit
I/O. Dengan menggabungkan CPU, Memory Unit, dan I/O unit terbangun
sebuah sistim yang disebut dengan sistim mikroprosesor. Gambar 2 menunjukkan
blok diagram sebuah sistim mikroprosesor.
CPU bekerja
mengatur pengendalian dan proses alih data yang terjadi dalam sistim
mikroprosesor.Alih data berlangsung melalui saluran yang disebut dengan data
bus. Alih data bisa terjadi dari memori ke CPU atau dari I/O ke CPU atau
sebaliknya dari CPU ke memori atau dari CPU ke I/O. Alih data dari memori atau
dari I/O ke CPU dikenal sebagai proses baca (READ). Alih data dari CPU
ke memori atau alih data dari CPU ke I/O dikenal sebagai proses tulis (WRITE).
Proses Read atau proses Write dikendalikan melalui saluran yang disebut dengan
Control bus. Bus alamat bekerja mengatur lokasi alamat memori atau I/O dari
mana atau kemana data diambil atau dikirim. Komputer mikro adalah salah satu
contoh jenis sistim mikroprosesor. Untuk membangun fungsi sebagai komputer mikro,
sebuah mikroprosesor juga harus dilengkapi dengan memori, biasanya memori
program yang hanya bisa dibaca (Read Only Memory = ROM) dan memori yang
bisa dibaca dan ditulisi (Read Write Memory = RWM), dekoder memori,
osilator, dan sejumlah peralatan input output seperti port data seri dan
paralel. Sebuah komputer mikro dapat digambarkan seperti gambar 3. Jadi
komputer mikro adalah sebuah sistim mikroprosesor.
